Judi Slot Online 21NAGA – Judi slot online di 21NAGA merupakan permainan yang sangat adiktif. Sama seperti zat adiktif lain, berikut ini akan kami jelaskan bagaimana permainan ini bisa mengikis empati.

Rata-rata seseorang yang memiliki kecanduan, termasuk judi slot online, memiliki kontrol emosi yang sangat rendah dibandingkan orang normal. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang berkaitan dengan aktivitas perjudian itu sendiri. Permainan judi online memang diprogram penuh efek-efek yang menyenangkan dan beragam agar anggotanya terus bermain.

 

Perjudian dan Hilangnya Empati

Bagaimana seseorang yang gemar melakukan perjudian bisa kehilangan empatinya? Pada dasarnya, judi slot memiliki tempo permainan yang sangat cepat. Dalam permainan yang sengit tersebut, pemain akan masuk ke dalam zona dark flow.  Yaitu kondisi psikologis di mana pemainnya tidak akan meyadari sudah berapa banyak waktu dan uang yang dihabiskan di dalam permainan slot ini.

Tidak seperti permainan lain yang memerlukan waktu lebih lama, contohnya judi kartu yang harus menyusun kombinasi terlebih dahulu, permainan judi slot online bisa diketahui hasilnya dalam hitungan detik. Pemain hanya perlu memasukkan koin. Dan jika memunculkan simbol yang sama dalam satu line, maka ia berhasil mendapatkan hadiah atau jackpot.

 

Hal inilah yang membuat otak pemainnya akan terdorong terus-menerus untuk fokus bermain dan melupakan segalanya. Seorang pemain judi slot yang sudah kecanduan, bahkan akan melupakan pentingnya bersosialisasi dengan orang-orang di dekatnya. Dan karena ini adalah permainan yang “untung-untungan”, maka kemungkinannya sangat besar pemain akan mengalami kekalahan. Kekalahan inilah yang bisa memicu stres, apalagi jika kondisi finansial sudaj sangat berantakan.

 

Perjudian dan Kasus Kekerasan

Jika aspek finansial seseorang sudah berantakan akibat judi slot online, maka tak butuh waktu lama sampai ia akan merasakan dampaknya di aspek lain, terutama sosial. Dengan kontrol emosi yang rendah dan stres tentang judi yang dimainkannya, bisa mendorong seseorang tersebut untuk melakukan kekerasan kepada orang-orang di sekitarnya.

Lingkungan sosial yang terdampak pertama kali, tentunya adalah lingkungan keluarga. Hal ini bisa berarti pasangan atau anak. Pertengkaran akan sangat dimungkinkan terjadi karena pejudi tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan keluarga. Anak juga akan terlantar kebutuhan finansial maupun emosionalnya.

 

Sayangnya, seorang pemain yang sudah telanjur kecanduan, akan tetap menjadikan judi slot sebagai pelarian. Banyak pemain yang sulit terlepas dari aktivitas judi karena ia masih percaya, bahwa ia akan menang suatu hari dan mendapatkan banyak uang untuk menutup semua hutang dan kebutuhannya. Namun, yang seringkali terjadi adalah pemain tersebut semakin terperosok ke jurang kemiskinan.

 

Jenis-Jenis Kekerasan yang Berakar dari Kecanduan Judi Slot

Akibat hilangnya empati terhadap orang-orang di sekitarnya, seorang pecandu judi bisa melakukan kekerasan. Bentuk kekerasan tersebut pun bermacam-macam, dan patut diwaspadai oleh kita semua. Jenis kekerasan tersebut diantaranya fisik, mental atau emosional, dan finansial.

 

  1. Kekerasan Fisik

Disebut juga sebagai kekerasan terbuka atau overt. Dalam kasus ini, seorang pecandu bisa saja memukul, menjambak, menendang, mendorong, bahkan sampai membunuh orang-orang terdekatnya. Selain kondisi mental pecandu judi slot online yang terganggu, hal ini juga bisa disebabkan karena faktor dari luar seperti keadaan ekonomi dan tekanan dari pihak-pihak yang dihutangi atau merasa dirugikan.

 

  1. Kekerasan Mental

Kekerasan tak hanya dinilai dari apa yang bisa dilihat saja. Kekerasan mental, atau disebut juga sebagai kekerasan covert ini bisa berupa ancaman, hinaan, atau cemooh, yang membuat korbannya menjadi ketakutan, kehilangan percaya diri dan kemampuan untuk bertindak, serta menyebabkan penderitaan psikis.

Perselisihan antara orangtua yang terlibat judi slot online juga berpengaruh pada kesehatan mental anak. Kurangnya perhatian dan tanggungjawab orangtua untuk memenuhi kebutuhan sekolah maupun kebutuhan secara emosional, bisa membuat anak tumbuh dengan kondisi mental yang kurang baik. Bisa jadi ia mengulang pola yang sama dengan orangtuanya.

 

  1. Kekerasan Finansial

Mungkin tak banyak dari kita yang tahu, bahwa selain fisik dan mental, kekerasan juga bisa terjadi secara finansial. Bentuk kekerasan ini misalnya, memaksa korban untuk memberikan uangnya sebagai modal berjudi atau membayar hutang yang diakibatkan dari bermain judi. Selain itu, pecandu memberikan uang yang sangat terbatas untuk semua keperluan korban atau rumah tangga, demi bisa bermain judi.

Nah, demikian tadi adalah bagaimana permainan judi slot online ini bisa mengikis empati seseorang dan membahayakan bagi orang-orang di sekitarnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *